Nah pemilik toko online, sambil menikmati kopi siang anda, mari luangkan hari ini untuk mengetahui apa keinginan dari pelanggan anda.  Sebab di sinilah basic dari marketing. Strategi macam apapun tidak akan optimal dan tepat sasaran jika kita belum mengetahui keinginan pelanggannya. Berikut sejumlah tips yang terbukti efektif untuk menemukan apa yang keinginan pelanggan anda.

1. Survey Kuisioner.

Salah satu cara klasik mengumpulkan feedback pelanggan adalah dengan membuat survey berupa kuisioner. Meskipun demikian, cara ini tergolong ampuh dan akurat. Anda cukup meminta pengunjung untuk mengisi beberapa pertanyaan mengenai toko, produk, dan pelayanan anda, dan anda sudah bisa mengetahui apa yang dipikiran pengunjung toko online anda. Kekurangannya, pelanggan cenderung kurang nyaman dan tidak tertarik untuk mengisi kuisioner karena mereka menganggap tidak menguntungkan bagi mereka. Maka solusinya adalah menawarkan hadiah / diskon khusus bagi mereka yang telah mengisi kuisioner.

2. Membuat Halaman Feedback.

Halaman feedback juga termasuk cara klasik dan hampir digunakan oleh semua website toko online. namun sayangnya pengunjung/pelanggan hanya akan menggunakan layanan ini jika mereka sedang membutuhkan pengaduan saja. Sehingga tidak mewakili keseluruhan suara pelanggan anda.

3. Bertanya Secara Langsung.

Cara ini sederhana, namun cukup akurat. Ketika seorang pelanggan sedang berinteraksi dengan CS, saat seperti inilah yang paling tepat untuk menanyakan apa yang mereka inginkan. Tapi sayangnya interaksi seperti ini sering terlupakan karena mindset yang fokus untuk menjawab pertanyaan pelanggan.

4. Jadi Pelanggan di Toko Online Sendiri.

Secara psikologis, metode ini membuat anda merasakan apa yang pelanggan rasakan jika menjadi customer di toko online anda. Cobalah untuk mendaftar sebagai pelanggan, melakukan order, bertanya kepada CS, dan rasakan apa yang kurang dari bisnis anda. Susahnya adalah anda harus bersikap tidak bias dan seobyektif mungkin.

5. Minta Lingkungan Anda untuk Jadi Pelanggan.

Coba pula untuk meminta kerabat anda untuk menjadi pelanggan. Tapi jangan sampaikan bahwa anda adalah pemilik toko online tersebut. Biarkan kerabat anda menilai, kemudian tanyakan pendapat mereka tentang toko online anda.

6. Tanyakan Customer Service Anda.

Setelah berusaha mendengarkan apa keinginan pelanggan anda, sekarang saatnya anda mendengarkan apa yang ada di dalam pikiran customer service anda, karena merekalah orang yang sehari-hari berinteraksi dengan pelanggan anda.

7. Bandingkan dengan Lainnya.

Anda boleh merasa toko online anda sudah sangat baik, tapi mungkin saja anda bisa berubah pikiran jika anda mencoba menjadi pelanggan di toko online milik competitor anda. Coba bandingkan dengan toko online anda, jadilah pelanggan disana, anda akan segera tahu apa yang anda butuhkan sebagai seorang pelanggan.

8. Lihat Apa yang Disisakan Pelanggan.

Hal ini berlaku bagi semua bisnis, baik online maupun offline. Misalnya di sebuah restoran, pelanggan selalu menyisakan sesuatu yang sama. Maka pasti ada yang salah dengan apa yang disisakan pelanggan. Begitu juga dengan toko online anda. Model apa yang tidak diminati pelanggan dan masih tersimpan di gudang anda selama berbulan-bulan?

9. Menghubungi Pelanggan yang Tidak Aktif.

Hubungi pelanggan anda yang sudah tidak aktif. Misalnya dengan mengirimkan email kepada mereka, atau menghubungi via telpon. Kemudian kumpulkan feedback mereka, apa yang membuat mereka tidak kembali lagi.

10. Statistik Pelanggan

Sekarang pelajari statistik pelanggan anda. Apakah terjadi penurunan atau peningkatan, berapa banyak order yang dilakukan. Di sini, anda sudah bisa mengetahui apakah toko online anda berjalan di arah yang semestinya atau tidak.

Kami sampaikan semoga sukses. Anda punya cara lainnya? Mari bagikan pengalaman anda di sini.

Baca juga:

Leave a Reply





Loading Facebook Comments ...
X

Gratis Ebook 25 Jurus Maut Tingkatkan Keuntungan Bisnis Online

Dapatkan E-book
GRATIS!! TIPS BISNIS ONLINE