Apa itu segmentasi pasar? Menurut Hermawan Kertajaya, segmentasi adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Yakni bagaimana membagi pasar sesuai dengan kebutuhan tertentu. Contohnya dari segi karakteristik atau kebutuhan produk yang berbeda-beda. Segmentasi diperlukan untuk menentukan fokus dan strategi yang akan diterapkan pada calon pelanggan. Seberapa pentingkah melakukan segmentasi untuk perusahaan anda? Kenapa bisnis anda harus repot-repot melakukan segmentasi? Nah, berikut adalah 3 manfaat vital dari segmentasi bagi jalannya sebuah bisnis.

1. Segmentasi dapat menghemat cost.

Dengan dipilihnya segmentasi, maka perusahaan akan fokus pada segmentasi tersebut. Hal ini bisa memangkas biaya, energi, dan SDM untuk fokus pada hal tersebut saja. Maka pengeluaran anda bisa lebih hemat jika dibandingkan mereka yang fokusnya masih belum ditentukan.

2. Segmentasi memudahkan positioning.

Segmentasi dapat menjadi dasar untuk positioning merek. Positioning adalah tindakan merancang penawaran dan citra perusahaan agar mendapatkan tempat khusus dalam pikiran target market.

3. Segmentasi menambah daya saing anda terhadap kompetitor.

Dengan segmentasi, perusahaan dapat melihat siapa saja pesaingnya. Dan tentu saja dapat melihat letak peluang mereka di pasar. Maka dengan data-data segmentasi, perusahaan bisa dengan mudah menentukan apa yang harus mereka lakukan dengan kompetitor.

market-segmentasi

Lalu, bagaimana bisnis anda bisa melakukan segmentasi untuk menggaet target market secara tepat? Berikut adalah beberapa metode pemilihan target pasar yang umum diterapkan di dunia:

1. Single-Segment Concentration

Dalam metode ini, perusahaan hanya fokus pada satu segmen pasar saja. Kelebihan menggunakan model ini adalah jika perusahaan sudah kuat dalam segmen tersebut, maka para kompetitor tidak mudah untuk mengambil customernya. Namun metode ini juga memiliki kekurangan, yaitu jika segmen tersebut sudah tidak dapat menggunakan produknya, maka perusahaan akan loss karena hanya memiliki satu segmen pasar saja.

2. Selective Specialization

Metode ini memungkinkan perusahaan memiliki segmen pasar lebih dari satu. Dari beberapa segmen pasar tersebut, ada kemungkinan tidak ada hubungannya sama sekali antara satu dengan yang lain. Maka untuk soal sumber daya, dapat dibagi untuk menangani beberapa segmen tersebut.

3. Market Specialization

Dengan metode ini, perusahaan hanya fokus untuk menyediakan kebutuhan satu pasar saja. Reputasi dari perusahaan akan terus-menerus naik di pasar tersebut. Dan bukan tidak mungkin, semua produk dari perusahaan akan digunakan oleh semua lapisan dari pasar tersebut.

4. Product Specialization

Dengan metode ini, perusahaan hanya fokus pada satu produk saja. Dengan mengusung keunggulan produk tersendiri, maka reputasi yang kuat pun bisa didapat. Namun dengan metode ini, perusahaan harus lebih kreatif lagi dengan produknya. Karena kunci suksesnya terletak pada kreatifitas perusahaan untuk menyajikan produknya.

5. Full Market Coverage

Dengan metode ini, perusahaan menentukan target bahwa dia harus melayani seluruh segmen dengan produk yang dibutuhkan segmen tersebut. Namun untuk metode ini jarang dilakukan mengingat dibutuhkannya sumber daya dan biaya yang tidak sedikit.

Jadi, sudahkah bisnis anda melakukan segmentasi pasar? Manakah metode yang anda terapkan? Kami ingin mendengar pengalaman berharga anda. Mari bagikan di kolom komentar ;-)

Leave a Reply





Loading Facebook Comments ...